Rasulan Bulu Bejiharjo 2026, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur

Rismanta 01 Juni 2026 16:22:38 WIB

Suasana meriah dan penuh kebersamaan menyelimuti wilayah Bulu, Kalurahan Bejiharjo, pada Senin (01/06/2026) dalam gelaran adat tradisi Rasulan yang menjadi warisan budaya turun-temurun masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas berkah dan rezeki yang diterima warga, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan serta melestarikan kearifan lokal yang telah diwariskan para leluhur. Tradisi Rasulan di berbagai wilayah Gunungkidul memang dikenal sebagai bentuk syukur masyarakat yang diwujudkan melalui kirab budaya, kenduri, hingga pagelaran seni tradisional.

Rangkaian acara diawali dengan kirab budaya yang berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Berbagai kelompok warga menampilkan beragam kesenian, hasil bumi, serta atribut budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi lokal. Iring-iringan kirab berjalan dengan tertib sambil diiringi semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Bulu.

Setelah kirab budaya selesai, warga bersama-sama mengikuti kenduri atau doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan kesehatan, keselamatan, dan hasil rezeki yang diberikan selama ini. Suasana khidmat tampak saat masyarakat berkumpul dan memanjatkan doa demi keberkahan serta kemakmuran wilayah Bulu.

Memasuki siang hingga malam hari, kemeriahan Rasulan semakin terasa dengan digelarnya pentas budaya yang menampilkan berbagai kesenian tradisional. Penampilan seni tersebut menjadi sarana hiburan rakyat sekaligus upaya menjaga agar budaya daerah tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda. Tradisi Rasulan memang identik dengan berbagai pertunjukan budaya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. 

Sebagai puncak acara, masyarakat disuguhi pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Rasulan. Pertunjukan wayang tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarana penyampaian nilai-nilai kehidupan, kebijaksanaan, serta ajaran moral yang tetap relevan hingga saat ini. Pagelaran wayang kulit sebagai penutup Rasulan juga menjadi tradisi yang masih lestari di berbagai wilayah Gunungkidul. Rasulan tahun 2026 ini, masyarakat Bulu Bejiharjo kembali menunjukkan semangat guyub rukun, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya leluhur. Diharapkan tradisi yang sarat makna ini terus terjaga dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Agus Purwanto
    Semoga dengan bertambahnya usia, Bejiharjo menjadi...baca selengkapnya
    11 Juni 2018 12:54:31 WIB
  • susanto oglex
    Mantab bro , tp lokasinya belum tau pasti...baca selengkapnya
    10 Maret 2017 18:25:23 WIB
  • Rismanta
    Sukses tetap semangat bangun desa kita..semoga lan...baca selengkapnya
    25 Mei 2016 12:44:15 WIB
LP2A BEJIHARJO
Kunjungi Website
Kabar Desa Bejiharjo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial