Penantian Warga Terjawab, Ruas Jalan Gunungbang–Jatiayu Segera Direhabilitasi

Sugeng Riyanto 02 September 2026 16:28:15 WIB

Bejiharjo — Penantian panjang warga dan pengguna jalan terhadap perbaikan ruas Jalan Gunungbang–Jatiayu akhirnya menemukan titik terang. Ruas jalan kabupaten yang berada di wilayah Padukuhan Gunungbang Kalurahan Bejiharjo Kapanewon Karangmojo yang selama beberapa tahun terakhir mengalami kerusakan tersebut dipastikan akan mendapatkan rehabilitasi pada tahun 2026.

Ruas jalan Gunungbang–Jatiayu (0912) sebelumnya telah diusulkan untuk mendapatkan penanganan. Setelah melalui proses perencanaan dan penganggaran, rehabilitasi jalan tersebut kini mulai direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Kepastian tersebut terlihat dari papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi pekerjaan. Dalam papan informasi tercantum bahwa kegiatan rehabilitasi dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP).

Pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan SPK Nomor 64/SPK/PL/REHAB/KPJKK/2026 tertanggal 21 Agustus 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp198.749.000.

Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Gemilang Putra Sejahtera, sementara pengawasan kegiatan dilakukan oleh CV. Barometer Konsultan. Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 66 hari kalender.

Jalan Penting bagi Aktivitas Warga

Bagi masyarakat sekitar, Jalan Gunungbang–Jatiayu bukan sekadar akses penghubung antarkawasan. Ruas jalan ini menjadi salah satu jalur penting yang menopang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perekonomian, pariwisata, pendidikan, pertanian hingga perdagangan.

Kondisi jalan yang sebelumnya cukup baik secara perlahan mengalami kerusakan. Salah satu faktor yang pernah berkontribusi terhadap kerusakan jalan adalah aktivitas kendaraan berat yang melintasi ruas tersebut.

Sempat diperbaiki dengan batu urug namun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas kendaraan, kerusakan jalan kemudian semakin dirasakan oleh pengguna jalan. Lubang, permukaan jalan yang tidak rata, serta kondisi badan jalan yang menurun kualitasnya menjadi persoalan yang tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Karena itu, rehabilitasi jalan ini menjadi kabar yang dinanti masyarakat.

Usulan Sejak 2023 Mulai Menemui Realisasi

Penanganan ruas Gunungbang–Jatiayu bukan persoalan yang baru muncul. Usulan perbaikan jalan ini telah menjadi bagian dari perhatian pemerintah sejak 2023. Setelah melalui proses pengusulan, perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pengadaan, tahun 2026 menjadi momentum terealisasinya penanganan ruas tersebut.

Realisasi ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai keresahan dan penantian warga yang selama ini berharap kondisi jalan kembali layak digunakan. Terlebih, pemerintah daerah pada tahun ini memang tengah mendorong penanganan sejumlah ruas jalan kabupaten sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan konektivitas wilayah.

Bukan Hanya untuk Gunungbang-Jatiayu

Perbaikan Jalan Gunungbang–Jatiayu diperkirakan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar ruas jalan tersebut.

Jalan ini juga memiliki fungsi strategis sebagai jalur alternatif menuju wilayah Kapanewon Semin dan Nglipar. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat antarkawasan diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.

Dari sisi ekonomi, akses jalan yang layak akan membantu memperlancar distribusi hasil pertanian, barang dagangan serta berbagai kebutuhan masyarakat. Petani akan lebih mudah membawa hasil produksi menuju pasar, sementara pelaku usaha dapat melakukan aktivitas distribusi dengan waktu dan biaya yang lebih efisien.

Dari sektor pariwisata, keberadaan akses jalan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Infrastruktur jalan yang memadai dapat mendukung konektivitas menuju berbagai destinasi wisata yang berada di wilayah Gunungkidul bagian timur dan sekitarnya.

Sementara bagi pelajar dan masyarakat yang setiap hari melakukan perjalanan untuk bekerja maupun beraktivitas, kondisi jalan yang lebih baik tentu akan memberikan rasa aman dan nyaman.

Diharapkan Menjadi Infrastruktur yang Berkelanjutan

Rehabilitasi jalan senilai hampir Rp200 juta ini diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Setelah pekerjaan selesai, pemeliharaan dan pengawasan terhadap penggunaan jalan juga menjadi hal penting agar umur layanan jalan dapat bertahan lebih lama.

Pengguna jalan, khususnya kendaraan dengan muatan berat, juga diharapkan turut memperhatikan ketentuan dan kemampuan jalan. Hal tersebut penting agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi dalam waktu singkat.

Jalan yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan masyarakat diharapkan kembali berfungsi secara optimal—menghubungkan warga, memperlancar perekonomian, membuka akses pendidikan dan pariwisata, serta mendukung aktivitas pertanian dan perdagangan.

Pada akhirnya, perbaikan jalan bukan sekadar memperbaiki permukaan aspal. Lebih dari itu, perbaikan jalan berarti memperbaiki konektivitas dan membuka kembali kelancaran aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses tersebut setiap hari.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Agus Purwanto
    Semoga dengan bertambahnya usia, Bejiharjo menjadi...baca selengkapnya
    11 Juni 2018 12:54:31 WIB
  • susanto oglex
    Mantab bro , tp lokasinya belum tau pasti...baca selengkapnya
    10 Maret 2017 18:25:23 WIB
  • Rismanta
    Sukses tetap semangat bangun desa kita..semoga lan...baca selengkapnya
    25 Mei 2016 12:44:15 WIB
LP2A BEJIHARJO
Kunjungi Website
Kabar Desa Bejiharjo
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial