Kampung KB "Senjata Pamungkas" Mengatasi Masalah Kependudukan
22 September 2017 10:08:53 WIB
bejiharjo-karangmojo.desa. id - Kampung KB adalah Satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program KKBPK dan Pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Rabu (20/09/2017) DP3AKBPMD melalui PLKB Kecamatan Karangmojo melaksanankan Sosialisasi Pembentukan Kampung KB di Desa Bejiharjo.
Padukuhan Bulu adalah padukuhan yang akan dijadikan sasaran pembentukan Kampung KB di Desa Bejiharjo. Dipilihnya Padukuhan Bulu sebagai sasaran pembentukan Kampung KB karena di Padukuhan Bulu masih banyak pasangan usia subur yang belum ber-KB. Dengan dibentuknya Kampung KB di Padukuhan Bulu nantinya diharapkan semua PUS di Padukuhan Bulu akan tersasar program KB.
Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2016, Kampung KB terus tumbuh pesat. Semangat membentuk dan mendirikan Kampung KB di seluruh Nusantara telah menghasilkan ratusan Kampung KB. Kampung KB merupakan salah satu “senjata pamungkas” baru pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang jarang “terlihat” oleh pandangan pemerintah.
Kampung KB, kedepannya akan menjadi ikon program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
Prinsipnya, Program KKBPK mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.
Keberhasilan program KKBPK dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama aspek pengendalian kuantitas penduduk dan yang kedua aspek peningkatan kualitas penduduk yang dalam hal ini diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya.
Peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dapat ditelusur melalui berbagi indikator yang merupakan pencerminan dari pelaksanaan delapan fungsi keluarga, meliputi :
- fungsi keagamaan,
- fungsi social budaya,
- fungsi cinta kasih,
- fungsi perlindungan,
- fungsi reproduksi,
- fungsi sosialisasi dan pendidikan,
- fungsi ekonomi, dan
- fungsi pembinaan lingkungan.
Selain itu, manfaat Kampung KB dapat mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat. Intinya program ini melibatkan semua sektor pembangunan. Dengan kata lain, Kampung KB tak hanya berbicara soal membatasi ledakan penduduk, tapi juga memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan.
Kontributor : Tri Winarsih
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- LEMBARAN KALURAHAN BEJIHARJO NOMOR 1 TAHUN 2025 TENTANG LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN REALISASI ANGGARA
- LEMBARAN KALURAHAN BEJIHARJO NOMOR 7 TAHUN 2024 TENTANG APBKAL TAHUN 2025
- KPSPAM di Bejiharjo Akan Terima Program DAK Air Minum Ratusan Juta
- Cek Persiapan Lebaran, Bupati Gunungkidul Tinjau Perbaikan Jalan di Bejiharjo
- Pengumuman Hasil Penelitian Administrasi Calon Pamong Kalurahan
- Festival Anak Sholeh Bejiharjo ke-10: Cahaya Ramadhan Kembali Bersinar
- Resmi Ditutup, Empat Pemuda Akan Berkompetisi dalam Pemilihan Calon Pamong Kalurahan